Tim Bondowoso UNY Runner Up IEMC

Unit kegiatan mahasiswa (UKM) rekayasa teknologi Universitas Negeri Yogyakarta menorehkan prestasi di kancah nasional dalam event Indonesia energy marathon challenge (IEMC) 2014 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

UKM Restek meraih runner up dalam event yang berlangsung di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya pada tanggal 14-20 Oktober 2014. Dalam kegiatan nasional itu UNY mengirimkan dua inovasi mobil karya mahasiswa, yakni Bondowoso dan Unyil Proto. Mobil Bondowoso meraih posisi runner up dalam kategori urban bensin.

Tim bondowoso beranggotakan Rahmad Novi Wibawa, Akbar Yudhantoko, Chahyo Handoko, Okky Ferdyanto, Yunis Ariyadi, Yahya Ahmad Satria, Bayuaji alim pambudi, Fuad Hardhiyansyah, Chamdan Nor Ikhwan, Nur Hidayah Fitria, Merya Wulansari, Muh Aji Amin Atmaja, Sony Muta’ajid, dan Deny Asprila. Sebanyak 12 orang dari 14 anggota tim tersebut merupakan mahasiswa Jurusan PT. Otomotif FT UNY. Berlaku sebagai dosen pendamping untuk tim Bondowoso Dosen Jurusan PT. Otomotif FT UNY yaitu Bapak Moch. Solikin, M.Kes dan Bapak Sutiman, M.T.

Bukan suatu hal yang mudah bagi tim berjumlah 14 mahasiswa ini dalam mencapai posisi runner up diperlombaan bergengsi tersebut. Pasalnya proses pembuatan sendiri memakan waktu tiga bulan dengan 90% pengerjaan dikerjakan secara mandiri. Mobil Bondowoso sendiri memiliki spesifikasi mesin berbasis Honda C100 dengan kapasitas 85 cc yang telah dimodifikasi. Untuk rangkanya kami menggunakan hollow alumunium body dan body terbuat dari plat alumunium,” uajar Rahmad, ketua tim bondowoso. Dalam perlombaan ini, tim bondowoso harus melakukan uji teknik kelayakan kendaraan (scrutineering) sebelum melakukan race. Proses ini terbagi menjadi dua, yakni scrut statis yang meliputi uji berat kendaraan, dimensi kendaraan, pengereman, lampu, dan berbagai kelengkapan kendaraan. Proses kedua yakni scrut dinamis yang meliputi uji slalom (uji mengendara pada lintasan yang telah ditentukan), uji rem dinamis, dan uji tombol darurat.

Pencapaian posisi runner up ini menjadi bukti bahwa dengan keterbatasan yang dimiliki, tim bondowoso UNY mampu bersaing dengan universitas lain