GARUDA UNY RAIH PERINGKAT KE-5 EFISIENSI DALAM 2015 STUDENT FORMULA JAPAN

Shizuoka, Sabtu (5/9/2015). Gegap gempita gelaran 2015 Student Formula Japan (SFJ) usai sudah. Gelaran yang diselenggarakan dari 1—5 September ini resmi ditutup seiring dengan diumumkannya para jawara ajang pembuatan mobil formula tingkat mahasiswa tersebut. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang diwakili oleh Garuda UNY Racing Team (GURT) telah berhasil mendapatkan beberapa capaian.

Tim yang pada tahun 2015 ini untuk kali pertama menjajal kompetisi mobil formula mendapat peringkat ke-5 dari total 93 peserta. Peringkat ke-5 efisiensi merupakan capaian yang luar biasa mengingat perjuangan yang cukup dramatis untuk bisa menyelesaikan race, karena seperti dikabarkan sebelumnya, mobil sempat mati menjelang 25 meter garis finish. Bahkan, tim mobil yang berada di bawah asuhan Dr. Zainal Arifin, M.T., Moch. Solikin, M.Kes., dan Sutopo, M.T. ini berhasil menduduki runner-up dalam kategori best rookie. Best rookie adalah kategori yang diberikan kepada pendatang baru di ajang Student Formula Japan ini. Best rookie dalam ajag SFJ 2015 ini diperoleh tim dari Austria TUG (Graz University), tim mobil formula yang menjadi juara umum di kompetisi SAE di Michigan tahun ini.

“Kita bukan mengejar pencapaian kuantitatif tapi lebih dari itu. Ibarat kata, saingan yang kita hadapi adalah gajah sedangkan kita bukan apa-apa. Ini adalah awal yang baik. Ini merupakan capaian luar biasa untuk kita yang merupakan tim baru,” ujar Rektor UNY Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A.

Sebagai institusi yang digadang-gadang sebagai pencetak guru, kemampuan UNY dalam membuat karya teknik patut diacungi jempol. Dengan segala keterbatasan yang ada mereka mampu membuat karya yang dapat bertanding di kancah internasional.

Untuk ke depan, UNY akan terus mendukung mahasiswa-mahasiswanya yang mampu berkarya di tingkat global. Rochmat Wahab berjanji akan memfasilitasi untuk mengadakan workshop dengan mendatangkan Claude Roulle seorang senior di FSAE internasional. Pada hari ke-4 kompetisi, Roulle berkenan untuk mendatangi paddock GURT dan memberikan banyak masukan terkait kompetisi FSAE dan pembuatan mobil.

“Paparan yang diberikan Roulle seperti kita kuliah satu semester, padahal dia hanya bicara kurang lebih satu jam. Saya sangat terkesan sekali dan ingin belajar lagi darinya. Ini memberikan semangat untuk bisa memberikan yang lebih baik pada kompetisi tahun depan,” ujar Widhihastu Dharma Setiawan, Automotive designer GURT.

Secara keseluruhan, Indonesia memperoleh raihan yang cukup membanggakan. Dalam kompetisi tahun ini, Garuda UNY mendapatkan peringkat ke-28 dan Sapu Angin ITS berada di peringkat ke-49 dari jumlah total 93 tim yang berasal dari berbagai negara. (ANF)